Postingan

Megahnya Jembatan Sei Bilah B Rantau Prapat

Gambar
BARAK, (Sumut)- Komitmen Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumatera Utara (Sumut) dalam membangun dan memelihara infrastruktur jalan dan jembatan nasional di Provinsi Sumut tak perlu diragukan lagi. Salah satunya terlihat dari pembangunan jembatan Sei Bilah B, di kawasan Rantau Prapat. Penggantian jembatan yang menjadi kewenangan PPK 1.2 pada Satker PJN Wilayah I Sumut itu, sejatinya sudah selesai dan sudah dioperasikan sejak Oktober 2022. "Jembatan itu dibangun menggunakan konstruksi rangka baja sepanjang 109 meter dengan tiga bentang," ujar PPK 1.2, Riski Anugrah. Ia menjelaskan, jembatan itu tidak hanya memperhatikan sisi kualitas pada rangkaian-rangkaian utamanya, namun tetap mengadopsi nilai-nilai kearifan lokal. Senada diungkapkan Kasatker PJN Wilayah I Sumut, Rahmat Parulian. Sejak perencanaan hingga final design, katanya, pihaknya tidak hanya memperhatikan sisi kekuatan dan kemegahan jembatan, tapi juga tetap memperhatikan sisi estetikanya. "Ornam...

Pile Slab Nanga Semangut-Putussibau Molor 5 Bulan

Gambar
BARAK, (Kalbar)- Viralnya kerusakan jalan nasional Kalis-Putussibau yang persis berada di samping proyek pembangunan Pile Slab Nanga Semangut-Putussibau, membuka tabir bahwa pekerjaan flyover itu ternyata sudah molor sejak empat bulan lalu. Diketahui, pekerjaan pile slab sepanjang 750 meter tersebut dilaksanakan oleh PT Asria Jaya Kso PT Lintas Kapuas Persada dengan kontrak senilai Rp 60, 7 miliar. Saat tender, PT Asria Jaya mengalahkan empat perusahaan jasa konstruksi dengan penawaran terendah dari pagu anggaran sebesar Rp 67 miliar. Pekerjaannya sendiri menggunakan kontrak Multy Years Contrac (MYC) yang dimulai sejak 01 September 2021 selama 360 hari hingga 31 Agustus 2022. Namun dalam pelaksanaannya, hingga empat bulan sejak berakhirnya masa kontrak induk, PT Asria Jaya Kso PT Lintas Kapuas Persada belum juga sanggup menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Menurut PPK 3.2 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Daniel Dixon Octora,...

Kerap Bikin Celaka, Jalan Nasional di Sergai Rusak Parah

Gambar
BARAK, (Sumut)- Sejumlah warga dan pengendara mengeluhkan kerusakan yang terjadi pada ruas jalan nasional di Kabupaten Serdangbedagai, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Buntutnya, saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengendara yang melintas di Kec Sei Rampah, harus ekstra hati-hati. Warga menyebutkan, kondisi jalan yang rusak dan berlubang itu kerap membuat kecelakaan lalu lintas, terlebih saat kondisi jalan sedang ramai dan malam hari. "Gegara jalan ini rusak, banyak yang mengalami kecelakaan. Terlebih saat libur Nataru. Pengendara yang melintas pasti was-was. Kasihan yang dari luar daerah. Karena tidak tahu kondisi jalan akhirnya kecelakaan seperti beberapa waktu lalu," ungkap Zaenal, salah seorang warga layaknya dilansir tribunnews, Rabu (28/12/2022). Ia menjelaskan, kondisi jalan rusak itu sudah sejak lama, walaupun beberapa kali sempat ditambal sulam. Namun tidak semua kerusakan diperbaiki, malah sebagian hanya dikeruk dan dibiarkan begitu saja. "Kemarin ada ya...

Penanganan Jalan Ambles Terprogram di 2023

Gambar
BARAK, (Aceh)- Penanganan beberapa titik jalan yang ambles di Aceh, dipastikan akan dilaksanakan pada TA 2023. Hal itu disampaikan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Bowo Sudiatmanto. "Hujan dan banjir yang melanda wilayah Aceh belakangan ini, berimbas pada kerusakan jalan dibeberapa titik, termasuk juga yang ambles," ungkapnya. Meski penanganan sudah terprogram pada kegiatan TA 2023, namun ia memastikan penanganan sementara tetap dilakukan untuk menjaga agar jalan tetap fungsional, dan tidak sampai membahayakan masyarakat pengguna jalan. "Alhamdulillah penanganannya sudah terprogram di TA 2023, dan sekarang sedang proses lelang," tandasnya, layaknya dilansir tribunnews, Rabu (28/12/2022).* (Barak)

Terindikasi Korupsi, Ketua Komisi I Desak Bupati Copot Direktur PDAM Bima

Gambar
BARAK, (NTB)- Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bima, Rafidin, S.Sos, mendesak Bupati Bima Indah Damayanti Putri segera mencopot Plt Direktur PDAM, H.Haerudin. Selain yang bersangkutan tidak lagi produktif karena sudah berumur diatas 60 tahun, Haerudin juga dinilai tidak dapat mempertanggungjawabkan dana penyertaan modal dari Pemkab. "Dari tahun 2018 sampai 2022 ini, H. Haerudin masih dipertahankan oleh Bupati. Kami memandang ini sebagai masalah," ujarnya Rafidin kepada infobarak via pesan WhatsApp, Selasa (27/12/2022). Diketahui, sejak tahun anggaran 2005 hingga 2022 ini, Pemkab Bima menggelontorkan anggaran penyertaan modal Pemkab Bima bagi PDAM. "Sampai 2022 ini, PDAM menerima penyertaan modal dari Pemkab sekitar Rp 27 milyar. Dana ini tidak mampu dipertanggungjawabkan," tegasnya. Ia menjelaskan, dari hasil penelisikan Inspektorat, pada TA 2019, jumlah penyertaan modal yang diterima PDAM Kabupaten Bima hanya Rp 19 milyar lebih. "Tiba-tiba hasil temuan BPK dibula...

Jembatan Ploso Gairahkan Perekonomian Warga

Gambar
BARAK, (Jatim)- Pembangunan jembatan Ploso (MYC) oleh PPK 4.6 pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, dinilai membawa dampak besar bagi tumbuh-kembangnya roda perekonomian secara luas. Bagaimana tidak...? Jembatan Ploso dibangun untuk memudahkan aksesibilitas dan transportasi warga di sekitar sungai Brantas, Jombang, mengingat Ploso menjadi titik pertemuan empat kabupaten yakni Jombang, Mojokerto, Nganjuk, dan Lamongan. Dengan semakin bertumbuhnya jumlah penduduk, maka jembatan Ploso dapat mempermudah mobilisasi warga dan tranportasi barang, mengingat banyaknya pabrik dan pergudangan di kawasan tersebut. Semula Ploso hanya memiliki jembatan existing berjenis jembatan rangka yang menghubungkan kawasan Jombang dan Ploso. Karena kondisinya yang tidak memungkinkan, seringkali di atas jembatan itu terjadi kemacetan dengan antrian yang cukup panjang. Setelah jembatan Ploso terbangun, kondisi itu menjadi berubah menjad...

Jalan Nasional Karawang Kondisinya Mantap

Gambar
BARAK, (Jabar)- Kemantapan jalan nasional di wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar) makin hari kian terlihat. Salah satunya terlihat dari ruas jalan nasional Karawang-Cikampek-Pamanukan. Tim redaksi yang menyisir sejak dari mulai Karawang hingga Pamanukan, mendapati lubang-lubang yang baru timbul, baik akibat gilasan roda kendaraan bertonase besar maupun resapan air hujan, sudah ditambal sulam. Begitu pula disekitaran jalan raya Kosambi-Klari yang sempat di khabarkan mengalami kerusakan, tim tidak menemukan kerusakan seperti yang di informasikan. Suhendar, salah seorang pengendara yang rutin melintas diruas jalan nasional tersebut mengungkapkan, sepanjang pengetahuannya, ruas jalan itu tidak pernah mengalami kerusakan yang sampai membahayakan pengendara. "Terlebih sekarang musim Nataru, jalannya bagus. Sama seperti saat musim lebaran waktu itu," ujarnya, Senin (26/12/2022). Ia pun berharap, penanganan ruas jalan didaerahnya selalu baik seperti sekarang. "Kami bersyukur jala...